Saat matamu... memandang
Kearah mata hatiku
Seberkas sinar memancar dalam dirimu
Seolah tiada daya
Tiada upaya
Tuk mengelak, dari pandangan wajahmu
Engkau telah meluruhkan hatiku
Engkau telah hancurkan dinding dalam diriku
Sungguh malang, duhai sayang
Sejak dahulu hati terbuang
Sekian lama aku mencari
Dari pemulung hingga ke gunung
Ke pasar-pasar, hingga kutersasar
Ke taman-taman hingga ke tengah hutan
Dari daksina hingga ke paksina
Tak kutemukan tatapan mata,
Seindah matamu
Tak kutemui senyum manis
Semanis senyumanmu
Patah hati ini, bukan terluka
Tapi bahagia karena cinta
Yang telah kutemukan dari dalam dirimu
Cinta suci yang tulus kau persembahkan untukku.
Algoritma Cinta - Biarkan Algoritma Selaras dengan Semesta
