Tenang! Artikel ini bakal menjelaskan perbedaan cerpen dan pentigraf dengan santai, lengkap dengan ilustrasi penulisan supaya kamu langsung paham.
- Cerpen: Cerita Pendek yang Bisa Menyentuh
Contoh ilustrasi penulisan cerpen:
Kamu ingin menceritakan tentang seorang pelukis yang kehilangan inspirasi setelah pindah ke kota baru. Dalam cerpen, kamu bisa memperkenalkan kota, tokohnya, proses kehilangan inspirasi itu, hingga bagaimana ia menemukan kembali semangatnya.
Karena ruangnya lebih luas, cerpen bisa mencapai beberapa ratus kata bahkan lebih tergantung kebutuhan cerita
- Pentigraf: Cerita Super Singkat, Padat, dan Tepat Sasaran
Nama pentigraf berasal dari praktik cerita tiga paragraf yang masing-masing punya fungsi:
Paragraf pertama — pembuka Mengenalkan tokoh, suasana, atau situasi awal.
Paragraf kedua — konflik Sesuatu terjadi! Emosi atau masalah mulai naik.
Paragraf ketiga — penyelesaian / twist Akhir cerita yang bisa mengejutkan, menyentuh, atau reflektif.
Contoh ilustrasi ide pentigraf:
Satu momen: kunci hilang tepat ketika pintu akan tertutup. Kamu bisa langsung menulis tiga paragraf yang menggambarkan situasi awal, kegelisahan tokoh, lalu penyelesaian yang tak terduga.
Intinya, pentigraf bukan sekadar tiga paragraf acak — tapi tiga paragraf yang penuh makna dan utuh sebagai sebuah cerita.
- Tabel Perbandingan Cepat
| Aspek | Cerpen | Pentigraf |
| Jumlah paragraf | Fleksibel | 3 paragraf |
| Panjang cerita | Bisa panjang | Sangat pendek |
| Ruang eksplorasi | Lebih luas | Sangat terbatas |
| Fokus narasi | Fleksibel | Fokus pada momen |
| Tantangan utama | Mengembangkan cerita | Memadukan konflik + akhir dalam tiga paragraf |
- Ilustrasi Penulisan yang Bikin Paham
Kamu punya ruang untuk membuka suasana, memperkenalkan beberapa tokoh, dan mengembangkan konflik secara bertahap. Misalnya:
- Paragraf 1–2: Situasi awal dan karakter
- Paragraf tengah: Konflik berkembang
- Paragraf akhir: Penyelesaian dan refleksi
Kamu hanya punya tiga paragraf — jadi fokus pada satu momen penting saja. Tidak perlu menjelaskan latar panjang lebar; langsung ke inti cerita.
- Kenapa Pentigraf Penting untuk Penulis Kreatif?
Kenapa itu penting?
- Karena pentigraf hanya punya sedikit ruang, setiap kata harus bermakna.
- Konflik harus jelas.
- Akhir cerita harus terasa — meskipun singkat.
Sering latihan pentigraf akan membantu kamu:
Mengasah diksi
Menyusun kalimat efektif
Memahami struktur naratif padat
- Simpulannya
Sumber Referensi:
Kompas – Pengertian dan Ciri Cerpen “Apa yang Dimaksud dengan Cerpen?” https://www.kompas.com/skola/read/2024/09/24/090000969/apa-yang-dimaksud-dengan-pengertian-cerpen
Gurusiana – Pentigraf: Bukan Sekadar Tiga Paragraf https://www.gurusiana.id/read/alee/article/pentigraf-bukan-sekadar-cerita-tiga-paragraf-362490
ANTARA News – Pentigraf di Dunia Sastra https://www.antaranews.com/berita/3408549/sastra-3-dan-pentigraf-menyauti-zaman
